Minggu, 05 Agustus 2012

JERITAN RINDU

Entah apa yang ada dalam pikiranku
rasa sayang yang tak bisa lepas darimu
pahit memang kenyataan kutelan
sehingga tak mampu pemanis apapun jadi penawar 

aku rindu senyummu
aku rindu canda tawamu
aku rindu kehadiranmu
aku rindu belaian kasih sayangmu
aku rindu manjamu

tapi semua itu telah kau berikan pada yang lain
yang lama kau simpan dibelakangku
tega kau lakukan itu, sdgkan rasa syangku selalu padamu
jika cinta tak harus memiliki
kenapa dulu kau kumiliki.
berdua bersimpuh angkat janji dan sumpah
namun semua hanya tinggallah kisah

kassiiih...
masih ingatkah kita dulu
aku hanya tak ingin melepasmu jauh dariku
namun keinginanmu amat kuat tuk menjauhiku
alasan demi kebahagiaan ortu
namun kenyataan makin menghancurkanmu pula
disini aku hanya terdiam sendiri
merintih, menangis, mengadu
hanya bisa menjerit rindu
jeritan yang tak sampai ditelingamu
terbentang jauh antara jarak dan waktu
 

2 komentar:

  1. hati inipun dilanda rindu,
    menjerit sekuat waktu,
    namu tidaklah mampu,
    menembus ruang hati kekasihku,
    kini kuhanya menunggu,
    Tuhan mengabulkan do'aku,
    aku dengannya kembali bersatu...


    puisimu bikin aku makin terharu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trimakasih kanda anisayu
      hati merindu tak kunjung bertemu
      hanya bisa menjerit pilu
      entah sampai kapan akan berhentinya waktu
      agar kudapat melangkah lebih maju
      gapai cita-cita dan harapanku
      yang pernah terukir sejak dahulu....


      aku sangat merindu,,,

      Hapus