Selasa, 14 Agustus 2012
Minggu, 05 Agustus 2012
JERITAN RINDU
Entah apa yang ada dalam pikiranku
rasa sayang yang tak bisa lepas darimu
pahit memang kenyataan kutelan
sehingga tak mampu pemanis apapun jadi penawar
aku rindu senyummu
aku rindu canda tawamu
aku rindu kehadiranmu
aku rindu belaian kasih sayangmu
aku rindu manjamu
tapi semua itu telah kau berikan pada yang lain
yang lama kau simpan dibelakangku
tega kau lakukan itu, sdgkan rasa syangku selalu padamu
jika cinta tak harus memiliki
kenapa dulu kau kumiliki.
berdua bersimpuh angkat janji dan sumpah
namun semua hanya tinggallah kisah
kassiiih...
masih ingatkah kita dulu
aku hanya tak ingin melepasmu jauh dariku
namun keinginanmu amat kuat tuk menjauhiku
alasan demi kebahagiaan ortu
namun kenyataan makin menghancurkanmu pula
disini aku hanya terdiam sendiri
merintih, menangis, mengadu
hanya bisa menjerit rindu
jeritan yang tak sampai ditelingamu
terbentang jauh antara jarak dan waktu
rasa sayang yang tak bisa lepas darimu
pahit memang kenyataan kutelan
sehingga tak mampu pemanis apapun jadi penawar
aku rindu senyummu
aku rindu canda tawamu
aku rindu kehadiranmu
aku rindu belaian kasih sayangmu
aku rindu manjamu
tapi semua itu telah kau berikan pada yang lain
yang lama kau simpan dibelakangku
tega kau lakukan itu, sdgkan rasa syangku selalu padamu
jika cinta tak harus memiliki
kenapa dulu kau kumiliki.
berdua bersimpuh angkat janji dan sumpah
namun semua hanya tinggallah kisah
kassiiih...
masih ingatkah kita dulu
aku hanya tak ingin melepasmu jauh dariku
namun keinginanmu amat kuat tuk menjauhiku
alasan demi kebahagiaan ortu
namun kenyataan makin menghancurkanmu pula
disini aku hanya terdiam sendiri
merintih, menangis, mengadu
hanya bisa menjerit rindu
jeritan yang tak sampai ditelingamu
terbentang jauh antara jarak dan waktu
Rabu, 01 Agustus 2012
Puisi@kitaro
tepat dimana cinta tidak lebih dari sebuah
dongeng indah pengantar tidur Dan ketika aku
terbangun esok hari cerita pilu tentang cinta
kembali terulang Betapa cinta yang “katanya”
indah tak bisa aku temukan...
Jumat, 27 Juli 2012
27 - JULI
27 Juli Setahun
telah berlalu
Berdebar
persuaan hati
Sebongkah batu
menindih lidah
Hanya getar”
tatapan dari mataku
Berbinar dan
berlinang air mata
Ku ucap ikrar
bersama
Mengusung berjuta
asa
Rangkaian tali
temali cinta
Kaulah
bidadari yang kudamba
Begitu lekat
mengguncang pilar” jiwa
Mumbuncah rasa
makin tak berdaya
Istriku…
Jika boleh
lisan mengulur kata waktu itu
Kaulah sosok
sempurna itu
Mengikat luka
yang pernah menganga
Dan air mata
menganak sungai
Karena itulah
alur setiap yang bernyawa
Kini…….setahun
telah berlalu
Gundah dan
galau berkecamuk jadi satu
Aku belum
mampu menjadi ksatriamu
Hanya mampu
mengukir lirik” perih
Dalam ruang
hati yang hancur tak tersisa
Lama kian aku
menunggumu
Kebohongan dan
dusta kau cambukkan padaku
Hanya demi
mengikuti alur nafsu…
Terimakasih
pernah mencintaiku
Terimakasih
kau tinggalkan lara di hatiku…
Rabu, 25 Juli 2012
Damai daLam Sendiri
Saat terindah, ketika menyendiri…
Tak ada cinta, tak ada waktu…
Tak ada untuk dibagi, tak ada untuk memberi…
Jika itu yang diinginkan,
Tak ada cinta, tak ada waktu…
Tak ada untuk dibagi, tak ada untuk memberi…
Jika itu yang diinginkan,
kesendirian kan menjadi satu arti untuk menenangkan…
Memberi sesuatu untuk diri sendiri…
Menghilangkan kejenuhan yang ramai…
Mengantarkan jiwa ke dalam yang larung…
Menghilangkan kejenuhan yang ramai…
Mengantarkan jiwa ke dalam yang larung…
Maaf, ketika aku bersembunyi dibawah malam kelam,
Maaf, ketika aku tak lagi menampakan diri,
Maaf, ketika aku ingin menjauh,
Maaf, ketika aku inginkan kau pergi…
Maaf, ketika aku tak lagi menampakan diri,
Maaf, ketika aku ingin menjauh,
Maaf, ketika aku inginkan kau pergi…
Sehingga merasakan, tak ada lagi sesuatu yang
berbicara…
Tak ada lagi yang mengurui,
Tak ada lagi yang menipu diri,
Tak ada lagi kemunafikan…
Tak ada lagi yang mengurui,
Tak ada lagi yang menipu diri,
Tak ada lagi kemunafikan…
Tak ada lagi kebohongan yang kau jejalkan
Damaikan diri, Untuk bisa tetap tersenyum..
Damaikan diri, Untuk bisa tetap tersenyum..
Berikan satu senyum untukku
masih adakah senyummu untukku
walau ku tahu kini tak lagi bersamaku
kebohongan dan dusta kau jejalkan
sayang dan rindumu kau bagi
memutus ikatan kala kau ketahuan bersalah
kenapa,,,? kenapa,,,? harus terjadi
aku tak tahu pada siapa harus bertanya
hanya pada diri sendiri aku merenung
aku rindu senyummu
bukan umpatan dan kenyataan berpalingmu
memang jika cinta tak restu
semua serasa tabu...
Selasa, 24 Juli 2012
Apa SaLahKu
Mungkin aku terlahir pada masa yang tidak
tepat dimana cinta tidak lebih dari sebuah
dongeng indah pengantar tidur Dan ketika aku
terbangun esok hari cerita pilu tentang cinta
kembali terulang Betapa cinta yang “katanya”
indah tak bisa aku temukan...
Menanti
Lama kumenunggu
terasa indah walau hanya berkhayal
detik demi detik
menit demi menit
hingga tak terhitung waktu
tak pernah lelah
tak pernah letih
hanya kekuatan cinta yang ada
hingga saatnya tiba
bersatu dalam mahligai cinta...
Aishiteruu
Saat- saat masa penantian...
masa-masa penuh pengorbanan
lama waktu aku menunggu
berperang melawan waktu
berjuang melawan nafsu
Rasa cinta kasih dan sayang
kesetiaan dan keyakinan
menunggu dirimu hadir
membalut luka, mengobati rindu
Kasih..
aku setia menantimu
hingga kau hadir dalam sumpah
bersimpuh di depan penghulu...
B'coz I Love you,,,
(long time memory... 25-03-2010)
Perjalanan Slideshow Slideshow
Perjalanan Slideshow Slideshow: TripAdvisor™ TripWow ★ Perjalanan Slideshow Slideshow ★ untuk Probolinggo and Blitar. Slideshow perjalanan gratis yang menakjubkan di TripAdvisor
Langganan:
Komentar (Atom)



