Minggu, 05 Agustus 2012

JERITAN RINDU

Entah apa yang ada dalam pikiranku
rasa sayang yang tak bisa lepas darimu
pahit memang kenyataan kutelan
sehingga tak mampu pemanis apapun jadi penawar 

aku rindu senyummu
aku rindu canda tawamu
aku rindu kehadiranmu
aku rindu belaian kasih sayangmu
aku rindu manjamu

tapi semua itu telah kau berikan pada yang lain
yang lama kau simpan dibelakangku
tega kau lakukan itu, sdgkan rasa syangku selalu padamu
jika cinta tak harus memiliki
kenapa dulu kau kumiliki.
berdua bersimpuh angkat janji dan sumpah
namun semua hanya tinggallah kisah

kassiiih...
masih ingatkah kita dulu
aku hanya tak ingin melepasmu jauh dariku
namun keinginanmu amat kuat tuk menjauhiku
alasan demi kebahagiaan ortu
namun kenyataan makin menghancurkanmu pula
disini aku hanya terdiam sendiri
merintih, menangis, mengadu
hanya bisa menjerit rindu
jeritan yang tak sampai ditelingamu
terbentang jauh antara jarak dan waktu
 

Rabu, 01 Agustus 2012

Puisi@kitaro

Mungkin aku terlahir pada masa yang tidak
tepat dimana cinta tidak lebih dari sebuah
dongeng indah pengantar tidur Dan ketika aku
terbangun esok hari cerita pilu tentang cinta
kembali terulang Betapa cinta yang “katanya”
indah tak bisa aku temukan...

Jumat, 27 Juli 2012

27 - JULI

27 Juli Setahun telah berlalu
Berdebar persuaan hati
Sebongkah batu menindih lidah
Hanya getar” tatapan dari mataku
Berbinar dan berlinang air mata
Ku ucap ikrar bersama
Mengusung berjuta asa
Rangkaian tali temali cinta
Kaulah bidadari yang kudamba
Begitu lekat mengguncang pilar” jiwa
Mumbuncah rasa makin tak berdaya

Istriku…
Jika boleh lisan mengulur kata waktu itu
Kaulah sosok sempurna itu
Mengikat luka yang pernah menganga
Dan air mata menganak sungai
Karena itulah alur setiap yang bernyawa

Kini…….setahun telah berlalu
Gundah dan galau berkecamuk jadi satu
Aku belum mampu menjadi ksatriamu
Hanya mampu mengukir lirik” perih
Dalam ruang hati yang hancur tak tersisa
Lama kian aku menunggumu
Kebohongan dan dusta kau cambukkan padaku
Hanya demi mengikuti alur nafsu…
Terimakasih pernah mencintaiku
Terimakasih kau tinggalkan lara di hatiku…

Rabu, 25 Juli 2012

Damai daLam Sendiri


Saat terindah, ketika menyendiri…
Tak ada cinta, tak ada waktu…
Tak ada untuk dibagi, tak ada untuk memberi…
Jika itu yang diinginkan,
kesendirian kan menjadi satu arti untuk menenangkan… 
Memberi sesuatu untuk diri sendiri…
Menghilangkan kejenuhan yang ramai…
Mengantarkan jiwa ke dalam yang larung…

Maaf, ketika aku bersembunyi dibawah malam kelam,
Maaf, ketika aku tak lagi menampakan diri,
Maaf, ketika aku ingin menjauh,
Maaf, ketika aku inginkan kau pergi…
Sehingga merasakan, tak ada lagi sesuatu yang berbicara…
Tak ada lagi yang mengurui,
Tak ada lagi yang menipu diri,
Tak ada lagi kemunafikan…
Tak ada lagi kebohongan yang kau jejalkan
Damaikan diri, Untuk bisa tetap tersenyum..

Berikan satu senyum untukku

masih adakah senyummu untukku
walau ku tahu kini tak lagi bersamaku
kebohongan dan dusta kau jejalkan
sayang dan rindumu kau bagi
memutus ikatan kala kau ketahuan bersalah
kenapa,,,? kenapa,,,? harus terjadi
aku tak tahu pada siapa harus bertanya
hanya pada diri sendiri aku merenung
aku rindu senyummu
bukan umpatan dan kenyataan berpalingmu
memang jika cinta tak restu
semua serasa tabu...