27 Juli Setahun
telah berlalu
Berdebar
persuaan hati
Sebongkah batu
menindih lidah
Hanya getar”
tatapan dari mataku
Berbinar dan
berlinang air mata
Ku ucap ikrar
bersama
Mengusung berjuta
asa
Rangkaian tali
temali cinta
Kaulah
bidadari yang kudamba
Begitu lekat
mengguncang pilar” jiwa
Mumbuncah rasa
makin tak berdaya
Istriku…
Jika boleh
lisan mengulur kata waktu itu
Kaulah sosok
sempurna itu
Mengikat luka
yang pernah menganga
Dan air mata
menganak sungai
Karena itulah
alur setiap yang bernyawa
Kini…….setahun
telah berlalu
Gundah dan
galau berkecamuk jadi satu
Aku belum
mampu menjadi ksatriamu
Hanya mampu
mengukir lirik” perih
Dalam ruang
hati yang hancur tak tersisa
Lama kian aku
menunggumu
Kebohongan dan
dusta kau cambukkan padaku
Hanya demi
mengikuti alur nafsu…
Terimakasih
pernah mencintaiku
Terimakasih
kau tinggalkan lara di hatiku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar